Kerja Bakti Kerukunan Warga

Definisi Kerja Bakti, etimologi beserta dampak yang mengikutinya

Kerja Bakti Kerukunan Warga

Berakar dari tradisi masyarakat agraris nusantara yang sangat bergantung pada gotong royong untuk bertahan hidup. Kerja bakti merupakan kegiatan sosial dimana sekelompok orang bekerja sama secara sukarela untuk membangun atau dengan tujuan tertentu untuk kepentingan bersama. Di Indonesia, kegiatan ini menjadi manifestasi dari kelompok masyarakat kecil seperti RW dan RT.

Dalam etimologi, Kerja Bakti terdiri dari 2 kata yang sangat mendalam. Kerja yang berarti melakukan aktivitas untuk mengeluarkan energi dan pikiran. Bakti yang diambil dari bahasa Sanskerta Bhakti, yang berarti pengabdian, kesetiaan, dan pengorbanan. Berbeda dengan gotong royong yang bersifat filosofis mencangkup kegiatan tolong menolong secara general, kerja bakti lebih spesifik untuk membuat atau memperbaiki fasilitas publik yang terjadwal secara kolektif.

Tradisi yang telah berlangsung memberikan dampak positif secara sosial maupun untuk lingkungan. Karakter bertanggung jawab akan lingkungan yang ditinggali juga menjadi salah satu contoh hal positif yang bisa diambil dari kegiatan kerja bakti ini. Dan tak peduli pangkat atau pekerjaan apapun, semuanya melebur menjadi satu dan bersilaturahmi.

Dengan banyaknya manfaat yang didapat, tidak dapat dipungkiri kalo terdapat hal negatif hadir dengan adanya kegiatan kolektif ini. Eksploitasi tenaga yang dilakukan oleh yang berwenang untuk menghindari kewajiban yang seharusnya dilaksanakan. Ketidakadilan lumrah terjadi ketika melakukan sebuah kegiatan berkelompok. Ketidakadilan bisa bermaksud partisipasi atau inisiasi hanya dilakukan oleh orang orang tertentu dalam kelompok tersebut. Hal tersebut dapat menimpulkan gesekan yang bisa saja memicu hal yang tidak diinginkan. selain untuk conflict of interest (politik kepentingan), hal hal tehnis juga dapat menjadi dampak yang cukup merugikan. Dengan kordinasi yang buruk, kegiatan yang direncanakan akan berubah menjadi hanya sekedar kumpul kumpul dan tidak ada keluaran apa apa. Di kota kota besar, ini juga bisa menghambat orang orang yang memiliki mobilitas tinggi karena adanya kerja bakti ini.